- Bandar Lampung, MANAKALANEWS.COM – Universitas Lampung (Unila) menggelar Pelatihan Simulasi Kebakaran dan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Gedung Rektorat Unila, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan penanganan keadaan darurat di lingkungan kampus.
Pelatihan diikuti perwakilan unit kerja dan fakultas, personel satuan pengamanan (Satpam), teknisi, serta petugas kebersihan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Keuangan, Kepegawaian, dan Umum (BKKU) Unila Indrayati Putri Idrus, S.H., M.H., Kepala Bagian Umum BKKU Edwin Herwani, S.Kom., M.Si., dan Pj. Tim Kerja Rumah Tangga Nuri Hati Br. Ginting, S.E.
Dalam sambutannya, Indrayati menegaskan bahwa pelatihan tanggap darurat merupakan agenda rutin yang penting untuk membekali sivitas akademika dengan kemampuan menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran.
“Musibah tentu tidak kita harapkan, tetapi ketika situasi darurat terjadi, kita harus siap dan memahami langkah-langkah penanganannya. Karena itu, penguasaan manajemen risiko menjadi sangat penting,” ujarnya.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, Unila menghadirkan narasumber dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, yakni Haidir Subing, S.E., M.M., dan Redi Effendi, S.Sos. Materi yang disampaikan meliputi penyebab kebakaran, teknik evakuasi, prosedur penyelamatan, hingga penggunaan APAR yang benar dan aman.
Selain sesi teori, peserta juga mengikuti praktik langsung pemadaman api menggunakan APAR dan metode sederhana menggunakan kain atau karung goni basah yang dipandu petugas pemadam kebakaran.
Melalui kegiatan ini, Unila berkomitmen memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), meningkatkan kesiapsiagaan personel, serta menciptakan lingkungan kampus yang aman, tanggap, dan responsif terhadap berbagai kondisi darurat.





















